Sistem Peringatan Dini Tsunami Indonesia : Dalam Status Pengerjaan
Last Updated on Monday, 29 March 2010 12:05
Written by Betti
Tuesday, 05 January 2010 10:01
Lima tahun setelah peristiwa Tsunami di Samudra Hindia, Sistem Peringatan Dini Tsunami Indonesia masih dalam status pengerjaan.
Indonesia mulai membangun Sistem Peringatan Dini Tsunaminya pada tahun 2005; ini berarti 1 tahun setelah gempa berkekuatan 9.2 SR menghantam Sumatra yang mengakibatkan terjadinya tsunami. Sebanyak 230.000 jiwa meninggal, 1,8 juta jiwa menjadi pengungsi internal dan 470.000 rumah dan bangunan hancur di 13 negara, disebabkan oleh tsunami.
Sistem Peringatan Dini Tsunami di Indonesia terdiri dari 3 level, yaitu : sistem pengawasan gempa, sistem pengawasan tinggi air laut, dan sistem modeling komputer yang mampu menghasilkan adanya perbedaan kemungkinan tsunami.












